Oleh : Nazla El Qorie
A’udzubillahiminasy Syaithonirrojim
BISMILLAHIRRAHMANIRAHIM
SEBUAH KRITIK TENTANG KEBOBROKAN AGAMA
UMAT ISLAM DAN SOLUSI AKAR PERMASALAHANNYA
Mengungkap Fakta Ternyata Islam Kita 100% salah
(Referensi Wajib Para Aktivis Dakwah)
BACALAH DENGAN HATI BUKAN EMOSI
LIHATLAH DENGAN ARGUMEN BUKAN SENTIMEN
WAHAI MANUSIA YANG MASIH HIDUP AKAL DAN HATINYA
TANGGALKAN SEMUA IDENTITAS, TELANJANGKAN SEMUA
GELARMU, JABATANMU, KEDUDUKANMU,
IKHLASKAN IA HANYA KARNA ALLAH
BACALAH TULISAN INI DENGAN SEPENUH HATI
SeMOGA PENCERAHANLAH YANG KITA TUAI
DAN KEJAYAANLAH YANG KITA CAPAI
AMIN
Akhir-akhir ini banyak sekali buku-buku referensi yang bertutur tentang fitnah akhir zaman, tanda-tanda kemunculannya, skenario perang dunia III dan kedatangan Sang Imam Mahdi. Bahkan ada buku yang menyebutkan bahwa tahun 2015 adalah tahun kedatangan Sang Imam. Seorang penulis Jerman GH Von Landaw menulis dalam sebuah harian terbesar Jerman, “Tema pokok seluruh pemikian Islam sekarang ini tepusat pada anggapan bahwa Imam Mahdi yang turun di akhir zaman akan menguasai dunia, mengalahkan bangsa Yahudi dan mengembalikan Baitul Maqdis ke tangan kaum muslimin. Ia adalah laki-laki penggerak teror dan semua itu sudah terlihat secara nyata. Sekalipun demikian, ternyata Imam Mahdi belum muncul juga meski seluruh tanda yang mereka yakini bagi kedatangannya sudah terlihat. Ini membuktikan bahwa Imam Mahdi hanya sekedar mitos tanpa dasar. Akan tetapi harga diri kaum muslimin yang rapuh tetap mempertahankannya dan terus menerus mengumandangkan konsep ini untuk merevitalisasi kelemahan dan mengatasi perpecahan yang melanda seluruh dunia Islam yang menguasai setiap muslim di alam fana ini.”
Selanjutnya penulis Jerman ini menutup dengan kalimat,” Imam mahdi adalah suatu pemikiran, sedangkan pemikiran seringkali mengarah pada kemauan. Bila kemauan menguat, biasanya akan melahirkan mukjizat. Persoalannya apakah kaum muslimin memiliki kemauan kuat belakangan ini yang dari mereka akan tampil sebagai Al Mahdi, Sang Penakluk? Impian mereka bakal terwujud dalam diri siapa saja sepanjang orang itu mereka anggap sebagai Imam Mahdi (dikutip dari Majalah Suara Hidayatullah 01/XIV Jumadil Akhir 1422 H hal 46).Kita sebagai umat muslim tidak mempercayai pendapat di atas yang menyebut bahwa keberadaan Imam Mahdi hanya sebuah mitos belaka, karena dalil-dalil tentang Imam Mahdi telah jelas disebutkan dalam Al Hadits. Tetapi ada benarnya juga kritiknya yang menghimbau umat Islam bahwa untuk menyambut hadirnya Sang Imam, hendaknya umat ini memiliki kemauan kuat, dan kebulatan tekad untuk bangun dari tidur panjangnya, untuk memperbaharui agamanya, dan mencari pencerahan dalam pola pikirnya. Agar harga diri umat Islam kembali hadir, agar kejayaan kembali datang, dan kita siap menyambut kedatangan sang Imam, mengikutinya dan siap berada di belakang barisannya.
Metode yang paling jitu untuk kembali menuju kejayaan umat adalah dengan mengikuti petunjuk Rasulullah, yaitu mengembalikan umat kepada ilmu, membudayakan berpikir ilmiah, berilmu amaliah dan beramal ilmiah, menekankan amal pada ilmu dan ilmu yang diamalkan. Bukan beragama dengan ikut-ikutan tanpa melalui proses belajar. Dalam Al Qur’an Surat Al Isra’: 36 Allah mencela cara beagama yang hanya ikut-ikutan:
“ Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabanya.”(Q.S. Al Isra’:36)
Wahai Saudaraku Al Muslimun……
Bangunlah….
Mengapa kalian masih belum bangkit-bangkit juga dari keterpurukan ini…….
Mengapa kalian masih sibuk dan sibuk dengan dunia kalian, meninggalkan ajaram agama Islam yang murni, mengotori Islam dengan bebagai acara dan tatacara ibadah yang tidak diajarkan nabi, dengan amal-amal yang kalian sendiri tidak tahu dari mana asalnya….tidak tahu atau bahkan tidak ada dalil Al Qur’an dan Al Hadits yang mendasarinya……….
Apakah kalian tidak sadar, musuh-musuh kita telah siap siaga menghancurkan kita…
Meracuni tubuh kita dengan berbagai makanan rekayasa mereka, lezat rasanya tapi membuat usia kita tidak berlangsung lama. MSG, aspartam (pemanis buatan) dan tiroid (dalam ayam potong) telah menjadi menu harian kita. Sampai vaksin berbahaya (yang dikemas dangan label “imunisasi”) telah menjadi jadwal wajib anak-anak kita…..
Apakah kita masih santai-santai saja, berlomba-lomba menumpuk harta, membuat bangunan megah, sibuk dalam urusan dunia kita dan meninggalkan agama kita.
Ingatlah bahwa jika kita meninggalkan agama kita, maka kehinaanlah yang akan menjadi pakaian kita…
Ingatlah bahwa kita adalah umat Islam yang dulu pernah menguasai dunia karena kekuatan imannya, memenuhi bumi dengan cahaya ketauhidan, membawa manusia untuk beribadah pada Allah yang Satu, dan mendamaikan bumi dengan syari’at-Nya….
Pendahulu kita berjaya karena ketaqwaan mereka….
Tetapi, kondisi kita sekarang adalah….
Tak lebih seperti ayam pedaging yang sedang asyik menikmati makanan enak yang diberikan tuannya tanpa sadar setelah itu ia akan dipotong.
Saudaraku Al Muslimun….bangunlah…
Ini adalah tipu daya musuh-musuh kita…
Mereka ingin menguasai dunia, sebagaimana kita dahulu……
Mereka sangat membenci kita dan berusaha untuk menghabisi kita…
Mereka takut, kita akan bangkit, dan memiliki kekuatan untuk meraih kejayaan kembali, yang akan menguasai dan menghinakan mereka. Oleh karena itu mereka sangat membenci kita…
Saudaraku Al Muslimun…sadarlah….
Apakah kalian tidak menyadari dan mencermati….
Bahwa musuh-musuh kita telah mencanangkan skenario-skenario yang tertata rapi untuk membuat fitnah dalam tubuh umat ini….sebuah fitnah akhir zaman, sebuah fitnah yang akan menghancurkan kita…banyak sekali referensi dan karya tulis yang membahas tentang masalah ini…tapi kalian tetap saja cuek dan tidak peduli, tidak menyentuh sudut rak di toko buku yang bertema fitnah akhir zaman…..
SAUDARAKU Al Muslimun…
Marilah kita satukan tekad, mengencangkan ikat pinggang, bersikap waspada…, mari kita perbaharui keislaman kita, mengoreksi dan memperbaikinya. Mari kita bersihkan agama kita dari debu-debu bid’ah yang merajalela. Mengembalikan kemurniannya seperti pada masa jayanya…mari kita bertaubat atas segala salah kita, mari kita siapkan diri menyambut Sang Imam akhir zaman yang akan membawa kita pada kebangkitan. Bukan dengan berpangku tangan hanya sekedar menunggu…tapi dengan membersihkan diri kita, agama kita, keimanan kita, agar kita siap, iman kita kuat, untuk menghadapi fitnah akhir zaman yang akan sangat menguji kita, dan siap untuk dibawa kepada kebangkitan dan kejayaan…
Ingatlah pesan Allah dalam Al qur’an:
”Sebahagian besar Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani) menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma’afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”(Q.S.Al Baqoroh: 109)
Kami sangat berharap tulisan ini mampu memberikan inspirasi, energi dan pencerahan kepada umat, untuk mengkaji kembali pola pikir beragamanya, mengoreksi, dan membersihkan agamanya. Menggiatkan diri dalam mencari ilmu untuk ibadahnya, untuk agamanya, untuk meninggikan Kalimat Allah, mengembalikan harga diri (izzah) umat Islam, dan mencapai kejayaan kembali. Insyaallah! Karena itulah hal terbaik yang harus dilakukan oleh umat ini.
sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar