Rabu, 13 Februari 2013

VALENTINE DAY Menurut pandangan Islam

Benarkah ia hanya kasih sayang belaka ?
 
Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116)

Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui jargon-jargon (simbol-simbol atau  iklan-iklan) tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan  dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televisyen; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.

 SEJARAH VALENTINE:
Sungguh merupakan hal yang ironis(menyedihkan/tidak sepatutnya terjadi) apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.
Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
 
Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
 
Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis'  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.

Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.

Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.

PANDANGAN ISLAM 
Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita akan mencontohi begitu saja sesuatu yang jelas bukan bersumber dari Islam ?
 
Mari kita renungkan firman Allah s.w.t.:
Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)

Dalam Islam kata “tahu” berarti mampu mengindera(mengetahui) dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan(bila), bagaimana, dan di mana, akan tetapi lebih dari itu.

Oleh kerana itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng(mendorong/mengikut) kepada suatu kepercayaan lain atau dalam Islam disebut Taqlid.
Hadis Rasulullah s.a.w:“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”.
Firman Allah s.w.t. dalam Surah AL Imran (keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.
HAL-HAL YANG HARUS DIBERI PERHATIAN:-
Dalam masalah Valentine itu perlu difahami secara mendalam terutama dari kaca mata agama kerana kehidupan kita tidak dapat lari atau lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam  masalah 'Valentine Day'.

1. PRINSIP / DASAR
   Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan 'supercalis' bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama  Nasrani (kristian), maka berubah menjadi 'acara keagamaan' yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine.
 
2. SUMBER ASASI
   Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh kerana itu lah , berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam(Allah), maka ia akan tertolak.
Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.
Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan  mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.

3. TUJUAN
   Tujuan mencipta dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula bererti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan      yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.a.w. bersabda :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
 
4. OPERASIONAL
Pada umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara.
Perhatikanlah firman Allah s.w.t.:Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan    syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Surah Al Isra : 27)
Surah Al-Anfal ayat 63 yang berbunyi : “…walaupun kamu membelanjakan    semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat    mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati    mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

Sudah jelas ! Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan. Kerana kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia.

Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan(memuja-muja) Valentine Day ? Sudah semestinya kita menyedari sejak dini(saat ini), agar jangan sampai terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita irihati dan cemburu dengan upacara dan bentuk kasih sayang agama lain. Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar Rohim.  Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang di dalam Islam lebih luas dari semua itu. Bahkan Islam itu merupakan 'alternatif' terakhir setelah manusia gagal dengan sistem-sistem lain.

Lihatlah kebangkitan Islam!!! Lihatlah kerosakan-kerosakan yang ditampilkan oleh peradaban Barat baik dalam media massa, televisyen dan sebagainya. Karena sebenarnya Barat hanya mengenali perkara atau urusan yang bersifat materi. Hati mereka kosong dan mereka bagaikan 'robot' yang bernyawa.
 
MARI ISTIQOMAH (BERPEGANG TEGUH)
Perhatikanlah Firman Allah :
…dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim”.
 
Semoga Allah memberikan kepada kita hidayahNyadan ketetapan hati untuk dapat istiqomah dengan Islam sehingga hati kita menerima kebenaran serta menjalankan ajarannya.
Tujuan dari semua itu adalah agar diri kita selalu taat sehingga dengan izin Allah s.w.t.kita dapat berjumpa dengan para Nabi baik Nabi Adam sampai Nabi Muhammad s.a.w.
Firman Allah s.w.t.:
Barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya maka dia akan bersama orang-orang yang diberi nikmat dari golongan Nabi-Nabi, para shiddiq (benar imannya), syuhada, sholihin (orang-orang sholih), mereka itulah sebaik-baik teman”.
 
Berkata Peguam Zulkifli Nordin (peguam di Malaysia) di dalam kaset 'MURTAD' yang mafhumnya :-
"VALENTINE" adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari 'kasih sayang' kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!!  Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol.


Syirik Cinta



Sekedar memalingkan hati dan semua perasaan kita kepada makhluk dengan kecintaan dan pengagungan terhadap sesuatu yang tidak diperbolehkan kecuali kepada Allah, itu berarti  bahwa ia telah menyembah kepadanya.  Orang yang mengakui mencintai wali-wali dan orang-orang sholeh yang sudah meninggal tetapi mengagungkan dan mengkultuskan mereka melebihi batasan syari'at, pada hakikatnya ia telah menyembah mereka. Karena dengan mencintai mereka secara berlebihan menjadikan ia berpaling kepada mereka, lalu menjadikan untuk mereka maulid atau nadzar serta thawaf disekeliling kabah, dengan tujuan memohon pertolongan, meminta bantuan, dan pemberian dari mereka.
Diantara mereka mungkin ada yang mendengar orang yang mengejek Allah mungkin tidak marah dan tidak merasa terusik karenanya. Sebaliknya ketika ada orang yang mengejek syekhnya, maka dengan serta merta mereka akan sangat marah karenanya. Bukankah ini pertanda sikap berlebih-lebihan terhadap wali-wali dan syekh-syekh mereka, melebihi sikap mereka kepada Allah? Dan bahwa cinta mereka kepada para wali melebihi cinta mereka kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman: "Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah." (Q.S. Al-Baqorah:165)

Jenis ini termasuk perbuatan syirik yang dikenal dengan nama Syirik Cinta.

Sejarah Hari Valentine 14 Februari

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day) atau disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. 


Sejarah Hari Valentine 14 Februari


Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. 
Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. 


Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu miliar kartu valentine dikirimkan per tahun.[1] Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya Valentine itu merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.

Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, ataupun, teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya.


Sabtu, 09 Februari 2013

Kain Kafan Turin


Salah Misteri Dunia yang belum terpecahkan juga nih, “Shroud Of Turin”.Sebenarnya, kain ini hanya merupakan kain lenen atau kafan biasa dengan panjang 4,36 meter dan lebar 1,10 meter.Nggak ada yang spesial-kan kelihatannya?,Lalu apa sebab kain kafan ini dikatakan menyimpan sebuah misteri yang belum bisa terpecahkan selama beratus-ratus tahun lamanya?




Sejarah Kain kafan ini diketahui pertamakali tahun 1307 dari Kawasan Lirey, Prancis… sekarang shroud of Turin tersimpan di Katedral Kota Torino, Italia coba deh amati gambar diatas… salah satu keunikan dari kain kafan tsb adalah pada kain-nya terdapat sebuah gambar manusia dengan tampak depan dan maupun belakang yang sangat mirip dengan sosok Yesus (Isa Almasih),lengkap dengan luka bekas tusukan paku pada tangan dan kaki.
Pada bagian kepala juga terdapat luka yang diduga akibat tusukan mahkota duri serta luka bekas cambukkan di dada maupun punggungnya,tak ketinggalan juga satu bekas luka tusukan dibagian lambung.tentunya temuan ini sangat menggemparkan, dan setelah zaman mengalami kemajuan dalam bidang teknologi, penggunaan teknologi-teknologi modern untuk membuktikan keaslian dari Shroud of Turin terus dilakukan,misalnya dengan penggunaan kamera dengan tingkat pencahayaan dan detail yang tinggi,dengan harapan dapat memperjelas bentuk dari gambar pada kain tsb.



Gambar paling atas merupakan foto bagian kepala Shroud of Turin dengan kamera biasa,Gambar di tengah,merupakan gambar negatifnya..bentuk mukanya lumayan jelas klo yang ini,trus gambar paling bawah adalah sketsa untuk menggambarkan lebih jelas bentuk raut wajah pada kain tsb..beneran nih matanya memang melek?
Dari hasil beberapa foto yang didapatkan,mendorong banyak Ilmuwan untuk semakin mengamati dan mengidentifikasi berbagai elemen-elemen yang menempel pada kain itu.Benarkah bercak2 tsb adalah bekas bercak darah manusia atau bukan?
Pada pengamatan dengan menggunakan mikroskop,kain kafan tersebut mengandung banyak sari bunga dan darah manusia.Kemudian dapat diperoleh hasil dari penelitian yang lebih dalam lagi,bahwa bercak darah pada Shroud of Turin merupakan darah yang termasuk golongan AB.
Hingga saat ini penelitian tentang Shroud of Turin masih benar-benar serius dilakukan.Ditunggu aja perkembangannya yah, apakah benar itu memang asli atau palsu.

Senin, 04 Februari 2013

Negeri yang menjadi Sumber kekuatan besar Umat muslim di akhir zaman


Ketika Merah Putih Tak Banyak Berkibar

Di dalam sebuah hadist Tsauban yang sangat terkenal tersebut adalah bunyinya sebagai berikut:
Dari Tsauban ia berkata “Sesungguhya allah telah melipat Bumi Untukku , maka aku Bisa melihat ujung Timur Bumi dan Ujung baratnya.Dan sesunggunya kekuasaanku Umatku akan mencapai apa yang di lipat untukku ( seluruh muka Bumi ,sejak Ujung timur dan ujung barat ).Aku juga di karuniai dua pembendaharaan Merah ( Romawi) dan pembendaharaan putih ( Persia).


Bangsa Romawi tepatnya terletak di Negara Italy yang berada di Benua Eropa Utara : Switzerland. Timur : Laut Adriatic Barat. Sedangkan  Persia .Kemudian di akhir hadist tersebut nabi Muhammad SAW mengibaratkan ada Dua pembendaharaan yang di Di karuniai padanya yaitu Merah dan Putih .Hal ini menunjukan dugaan bahwa pembendaharaan tersebut adalah Kombinasi Merah dan Putih seolah –olah pembendaharaan tersebut sebuah Bendera yang berwarna Merah dan Putih yang Merupakan Warna dan Bendera kebangsaan Indonesia.Kemudian Dugaan tersebut di duga Kuat Oleh ARMAN JHEN CHARLES bahwa di dalam hadist Tersebut terdapat kalimat sejak Ujung timur dan ujung barat yang kemudian di simpulkan bahwa ujung barat dan Ujung timur tersebut adalah Kota yang terletak paling Barat Di Indonesia( Kota Sabang) lalu Membentang sampai Ke kota ujung timur Indonesia.Lalu adakah Keturunan Bangsa Persia dan Romawi  di Indonesia?

Keturunan bangsa Persia (Iran/Afghan) dan Turki, mereka pernah datang atas undangan Kerajaan Aceh untuk menjadi ulama, pedagang senjata, pelatih prajurit dan serdadu perang kerajaan Aceh, dan saat ini keturunan keturunan mereka kebanyakan tersebar di wilayah Aceh Besar. Hingga saat ini bangsa Aceh sangat menyukai nama-nama warisan Persia dan Turki. Bahkan sebutan Banda, dalam nama kota Banda Aceh pun adalah warisan bangsa Persia (Bandar arti: pelabuhan). Pengujian genetik sejumlah penduduk di sebuah desa terpencil China menunjukan bahwa hampir dua pertiga dari DNA mereka berasal dari orang kulit putih. Teori tersebut adanya
kemungkinan mereka merupakan keturunan para prajurit ‘Romawi’ yang hilang ribuan tahun lalu. Di Indonesia, sejak jaman dahulu telah banyak di antara keturunan Arab Hadramaut yang menjadi pejuang-pejuang, alim-ulama dan da’i-da’i terkemuka. Banyak di antara para Walisongo adalah keturunan Arab, dan diduga kuat merupakan keturunan kaum Sayyid Hadramaut (Van Den Berg, 1886) atau merupakan murid dari wali-wali keturunan Arab. Kaum Sayyid Hadramaut yang datang sekitar abad 15 dan sebelumnya (Walisongo, kerabat dan ayahanda dan datuk mereka) mempunyai perbedaan fundamental dengan kaum Sayyid Hadramaut yang datang pada gelombang berikutnya (abad 18 dan sesudahnya). Sekarang kita dapat meliaht keberadaan budaya di negeri ini. Kebudayaan yang beraneka ragam merupakan keunikan tersendiri yang dimiliki oleh bangsa kita. Indonesia menjadi negara yang terdiri dari banyak pulau juga banyak suku serta kebudayaan. Mirip seperti warisan ataupun kebudayaan Romawi, kebudayaan di Indonesia sendiri juga hampir persis seperti itu. Setiap kebudayaan di daerah – daerah memiliki warisan – warisan yang disematkan turun – temurun. seperti suku batak contohnya, warisan yang diberikan adalah berupa marga. Atau ada lagi kebudayaan dari suku lain yang memberikan suatu benda atau senjata pusaka yang diserahkan mulai dari nenek moyang mereka,adapun yang termasuk Keturunan Romawi di Ujung Timur Indonesia ialah orang Maluku.

Kemudian Rasullulah menyatakan Bahwa kekuasaan Umatnya yang di lipat Untuknya ternyata kekuasaan itu benar –benar ada di tangan Indonesia karena memang Indonesia adalah Penghasil Umat muslim terbanyak di dunia yang berlipat –lipat,beragam aliran jema’ah (ULAMA) dan beragam budaya yang banyak mengandung unsur-unsur Islam.Memang pengaruh Islam terbesar di Indonesia sehingga hal ini menjadikan bangsa atau orang Yahudi takut Apabila suatu saat nanti Indonesia Menjadi negara Mayoritas muslimnya yang Terkuat,dan paling Berani Di dunia sehingga Indonesia Bisa menjadi penolong dan Penyelamat Negara Muslim yang masih Terjajah oleh Bangsa Yahudi seperti yang ada di Palestina .Bahkan Syeh Ali Muhammad Ali Jabir mengatakan lewat ceramahnya di Masjid Jami Bukit Asam bahwa salah satu cita-cita Bangsa Yahudi adalah menjadikan Indonesia Negara non Muslim .

sumber

Sabtu, 02 Februari 2013

Ideologi Zionis, dari Golda Meir Hingga Newt Gingrich

oleh : Muhammad bin Said Al-Fathisi
Penulis tidak kaget dengan statemen para kandidat partai Republik Amerika di depan Koalisi Yahudi Republik dalam rangkaian kampanye meraup suara yahudi di negeri Paman Sam itu. Sebab kita sudah terbiasa sejak lama dengan statemen propaganda histeris untuk menarik simpati yahudi zionis untuk mempengaruhi opini publik Amerika.
Jika kita runut kembali pidato dan statemen kandidat Partai Republik – Michael Bachman, Meit Romney dan Reck Berry maka kita bisa kita simpulkan bahwa mereka berusahan memanfaatkan (baca; eksploitasi) sejarah politik modern dalam hubungan antara Zio - Amerika untuk kepentingan kampanye pemilu. Ini menjadi masalah normal dalam sikap-sikap politik kandidat presiden Amerika tanpa kecuali.

Hanya saja sayangnya, yang menjadi pengecualian dimana media massa dan para pengamat pun memblowup statemen khusus kandidat Newt Gingrich tentang sejarah politik ideologi zionisme; yakni berupa mitos yang mendasari politik Israel seperti mitos “bangsa pilihan tuhan”, “tanah air tanpa bangsa (Palestina) untuk bangsa tanpa tanah air (yahudi)”, “Yushak dan 6 juta” sebagai contoh saja dari yang diungkap Gingrich.
6 Desember lalu Gingrich melontar statemen mengingatkan dunia dan bangsa yahudi serta zionis secara khusus, “Tidak ada yang namanya Palestina. Sebab kawasan itu dulu di bawah imperium Otoman dan bahwa Palestina adalah bangsa boneka buatan. Mereka sesungguhnya adalah warga Arab. Dalam sejarah mereka adalah bagian dari masyarakat Arab. Sehingga bagi mereka ini kesempatan untuk meninggalkan ke sejumlah tempat.” Bisa kita simpulkan bahwa secara politik dan historis bahwa ideologi kandidat presiden Amerika adalah mendukung kolonialisme Israel.
Sisi sejarah dan ideologi adalah terpenting dalam hal ini;
1.      Memanfaatkan sisi ideologi sejarah zionisme, terutama memanfaatkan politik bagi mitos zionis dalam kampanye pemilu Amerika. Jika terpilih, Gingrich akan fokus memanfaatkan sisi yang satu uini sebagai kampanye dan promosi di pemilu-pemilu kandidat presiden Amerika mendatang.
2.      Ekspansi kekuatan Kristen yang berpihak kepada zionis “Zio Kristen”.
3.      Pengakuan Amerika secara tidak langsung bahwa tanah Arab Palestina adalah milik Israel secara historis. Sehingga Israel hari ini tidak butuh mahkamah atau badan internasional yang mengakui haknya memiliki tanah Palestina dan mengusir warga Palestina dari sana.
Adapun sisi politik statemen Gingrich terlihat dalam poin berikut:
1.      Kesamaan antara statemen Gingrich dengan mantan PM Israel Golda Meir 42 tahun lalu kepada Sunday Times edisi 15 Juni 1969 ketika mengatakan, “Tidak ada itu bangsa Palestina. Masalah ini tidaklah kami datang dan mengusir mereka dari rumah mereka dan merampas tanah mereka. Sebab mereka pada asalnya memang tidak ada.”
2.      Organisasi-organisasi penekan yahudi di Amerika masih kuat. Terutama AIPAC dan lobi yahudi lainnya untuk mempengaruhi arah keputusan politik Amerika untuk kepentingan Israel.
3.      Tidak mengakui Palestina masih menjadi bagian yang tak terpisah dari “ideologi utama” penentu kebijakan politik Amerika. Ini bertentangan dengan propanda AS selama ini.
4.      Fakta di atas menegaskan kebohongan “perdamaian adil” yang selama ini digemborkan oleh AS di Timur Tengah.
5.      Tak ada bedanya antara kandidat Republik dan Demokrat. Keduanya berusaha menarik simpati pemerintah Israel. Kampanye selain itu hanyalah kedok kotor untuk mengelabui bangsa Arab dan umat Islam untuk menarik simpati.
6.      Statemen kandidat presiden AS ini adalah dukungan pimpinan penting Amerika bagi politik ekspansif Israel di Palestina dan intervensinya di Timteng.
Yang penting, statemen Newt Gingrich disampaikan untuk mereview kembali arah politik tentang hakikat sejarah politik zionis. Ini menegaskan bahwa bagi kita bahwa tidak diragukan lagi sulitnya mendekatkan antara Palestina dan Arah di satu sisi dan Israel di sisi lain. Apalagi di tengah situasi kebencian, penghapusan hak historis, politik dan legalitas internasional. Di tambah lagi Israel yang diharapkan mendukung perdamaian antara mereka justru menunjukkan keberpihakan jelas kepada zionis Israel.
Peneliti Urusan Politik, Pimpinan Redaksi Majalah Politik Lembaga Arab Studi Strategi 

Subhanallah, Antara Air Tawar & Air Asin Terpisah Di Lautan

PERNAHKAH Anda berenang di pinggir laut? Sungguh indah, bukan? Tapi tahukah rahasia laut dan samudera? Cobalah baca dan renungkan firman Allah berikut ini:

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (QS Al-Furqan : 53)

Kita sudah ketahui bersama bahwa segala sesuatu di alam jagat raya ini memiliki keistimewaan dan ciri khas, bukan hanya terbatas pada makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Laut dan samudera luas yang terhampar di depan mata kita juga memiliki ciri khas dan sifat yang berbeda.
Para ahli kelautan mengatakan: sifat lautan yang saling bertemu tetapi tidak bercampur satu sama lain karena adanya gaya fisika yang dinamakan “tegangan permukaan”, yaitu air dari laut-laut yang saling bersebelahan tidak menyatu. Akibat adanya perbedaan masa jenis, tegangan permukaan itulah yang mencegah lautan bercampur satu sama lain, seolah terdapat dinding tipis yang memisahkan mereka. (Davis, Richard A., Jr. 1972, Principles of Oceanography, Don Mills, Ontario, Addison-Wesley Publishing, s. 92-93.)

Para oceanographer telah menemukan bahwa ada perbedaan tertentu antara sampel air yang diambil dari berbagai lautan oleh ekspedisi ilmiah kelautan Inggris.

Dalam pelayaran Voyager tahun 1873 diketahui bahwa massa air laut ternyata berbeda dalam komposisinya. Perbedaan itu terletak pada tingkat keasinan air laut, kepekatan, temperatur, dan jenis organismenya. Data tersebut didapatkan dari 362 stasiun oceanography yang tersebar di seluruh dunia. Laporan dari ekspedisi Voyager tersebut berisi 29.500 halaman, yang terbagi dalam 50 jilid dan dikumpulkan selama 23 tahun. Ekspedisi ini merupakan salah satu ekspedisi eksplorasi ilmiah terbesar yang pernah dilakukan manusia. Ekspedisi ini juga menunjukkan betapa sedikitnya yang diketahui manusia mengenai lautan.

Ilmu pengetahuan modern telah menemukan bahwa di tempat di mana dua lautan
bertemu, ada dinding pemisah antar dua air laut tersebut. Dinding pemisah itu membagi dua lautan sehingga masing masing lautan tetap stabil dengan tingkat keasinan, suhu, dan kepekatannya masing masing. Contohnya, laut Mediterania adalah lautan yang suhunya hangat, asin, dan tingkat kepekatannya lebih rendah dibanding air dari samudera Atlantik. Ketika air dari Laut Mediterania memasuki Samudera Atlantik melalui Selat Gibraltar, air ini masuk hingga ratusan kilometer jauhnya pada kedalaman sekitar 1000 M, namun tetap pada suhu, kepekatan, dan tingkat keasinannya sendiri yang berbeda dari karakteristik yang dimiliki oleh air dari Samudera Atlantik.

Sebuah studi lapangan juga pernah dilakukan di teluk Oman dan di beberapa teluk di Arab. Dari sampel air laut tersebut ditemukan adanya perbedaan yang mengindikasikan kebenaran temuan sebelumnya.

Oceanographer terkenal dari Perancis, J.Costeau menyatakan:

“Kami mempelajari beberapa pernyataan dari para oceanographer sebelumnya mengenai penghalang antara dua lautan, kami melakukan penyelidikan pada Laut Mediterania. Kami menemukan bahwa lautan tersebut memiliki tingkat keasinannya sendiri, dan tingkat kepekatan, serta flora dan fauna yang berbeda dengan air dari lautan Atlantik. Kemudian, kami meneliti Laut Atlantik dan menemukan bahwa lautan ini memiliki tingkat keasinan dan kepekatan serta flora dan faunanya sendiri yang berbeda dari Laut Mediterania. Dan kami kemudian meneliti titik pertemuan kedua lautan tersebut di Selat Gibraltar, kami mengharapkan akan menemukan tingkat keasinan dan kepekatan yang menyatu antara dua air lautan tersebut, tapi kami menemukan bahwa ternyata, masing masing air lautan tersebut masih memiliki tingkat karakteristiknya masing masing, seolah ada dinding yang membatasi mereka. Hal ini mengejutkan kami, penghalang ini mencegah dua lautan bercampur. Hal yang sama juga terjadi pada Teluk Bab El Mandab di Aden yang merupakan pertemuan dengan Laut Merah.

Menurut kesimpulan kami, hasil penelitian para oceanographer terdahulu ternyata benar. Laut yang memilki karakteristik tertentu memiliki dinding pembatas (barrier) yang mencegah bercampurnya air dari dari dua karakteristik yang berbeda tersebut.

Sisi menarik dari hal ini adalah bahwa pada masa ketika manusia tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai fisika, tegangan permukaan, atau pun ilmu kelautan, hal ini telah dinyatakan dalam Al-Qur’an sejak 14 abad yang lalu.