Assalammu’alaikum
wr.wb
Bismillah..
Sahabat Jiwaku,
Shalat tarawih atau shalat malam memiliki keutamaan dan keistimewaaan sebagai
salah satu ibadah di bulan suci Ramadhan. Nah, kemaren malem, terus kemaren nya
lagi, ane dengerin ustad pas ceramah sebelum Sholat Tarawih, Kata Bapak Ustad,
Pahala Orang Yang Sholat Tarawih Berjama’ah di Masjid dan ikut Hingga Witir
selesai, Insya Allah akan mendapat Pahala Sholat satu Malam Penuh. Subhanallah…
Berapa Banyak ya? Wallahualam..
Nah ada lagi ne Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Tarawih Apa saja?
Langsung Aja
disimak :
Dari Ali bin Abi
Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan
tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:
1.Orang mukmin
keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh
ibunya.
2.Dan pada malam
kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
3.Dan pada malam
ketiga, seorang malaikat berseru dibawah 'Arsy: "Mulailah beramal, semoga
Allah mengampuni dosamu yang telah lewat."
4.Pada malam
keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan
Al-Furqan (Al-Quran).
5.Pada malam
kelima, Allah Ta'ala memberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di
Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
6.Pada malam
keenam, Allah Ta'ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur
dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
7.Pada malam
ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas
Fir'aun dan Haman.
8.Pada malam
kedelapan, Allah Ta'ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi
Ibrahim as.
9.Pada malam
kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta'ala sebagaimana ibadatnya
Nabi Muhammad SAW.
10.Pada Malam
kesepuluh, Allah Ta'ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
11.Pada malam
kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
12.Pada malam
keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam
purnama.
13.Pada malam
ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala
keburukan.
14.Pada malam
keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia
telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
15.Pada malam
kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy
dan Kursi.
16.Pada malam
keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan
kebebasan masuk ke dalam surga.
17.Pada malam
ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
18.Pada malam
kedelapan belas, seorang malaikat berseru, "Hai hamba Allah, sesungguhnya
Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu."
19.Pada malam
kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
20.Pada malam kedua
puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan
shalihin (orang-orang yang saleh).
21.Pada malam kedua
puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
22.Pada malam kedua
puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan
dan kesusahan.
23.Pada malam kedua
puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
24.Pada malam kedua
puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
25.Pada malam kedua
puluh lima , Allah Ta'ala menghapuskan darinya azab kubur.
26.Pada malam
keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
27.Pada malam
keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirathal mustaqim pada hari kiamat,
bagaikan kilat yang menyambar.
28.Pada malam
keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
29.Pada malam kedua
puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
30.Dan pada malam
ketiga puluh, Allah ber firman : "Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan
surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah
Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku."
Demikianlah,
keutamaan shalat tarawih yang disebutkan oleh Rasulullah SAW. Ayo kawan-kawan
kita Semangat Sholat Tarawih Di Masjid meskipun hukum nya sunnah muakkad
(mendekati wajib tapi tidak wajib). Sekedar buat renungan aja, “Alhamdulillah
kita diberi nikmat bisa merasakan Indah nya Bulan Ramadhan Tahun ini, Tapi
APAKAH KITA AKAN MERASAKAN NIKMAT nya BULAN RAMADHAN TAHUN DEPAN?” wallahualam.
Alhamdulillah.
Wassalammualaikum
wr. wb